Kamis, 26 Oktober 2017

Bakso daging babi beredar kepada tiga kecamatan Jaksel

Bakso daging babi
Bakso daging babi tersebar dalam 3 kecamatan Jaksel

Penyelidikan Suku Dinas Peternakan serta Perikanan Jakarta Selatan mendapati pedagang bakso dalam 3 kecamatan Jakarta Selatan positif memakai daging babi. Ketiga kecamatan tadi yaitu, Cilandak, Kebayoran Baru serta Kebayoran Lama.

BERITA TERKAIT
Alasan kesehatan yg mendasari kenapa kau tidak boleh makan babi
Kebutuhan daging babi warga Sukabumi capai 250 Kg per hari
Tolak jual daging babi, pasar pasar swalayan dalam Prancis diancam ditutup

Para pedagang biasa membeli daging babi menurut kawasan penggilingan daging dalam Jalan Damai Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kemarin petugas menggerebek kawasan itu, sebanyak 50 kilogram daging babi ditemukan.

"Jadi begini, dalam dikala kita mengambil sample 10 kecamatan yg ada dalam Jakarta Selatan serta kita ambil 46 sampel pedagang bakso, itu ada lima pedagang yg positif memakai daging babi serta itu adalah jalur-jalur yg menggiling dalam Pasar Cipete yg kita gerebek," terang Kasudin Peternakan serta Perikanan Jaksel Agung Priambodo dikala ditemui dalam kantornya Jl Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/12).

Agung mengatakan, tetapi demikian para pedagang tadi tidak dikenai hukuman. Pedagang bakso itu celoteh Agung, hanya diberikan pelatihan. "Itu kita hanya berikan pelatihan, tidak ada hukuman," celoteh Agung.

Seperti diberitakan kemarin, sebuah pengilingan bakso dalam Jalan Damai, Pasar Cipete Jakarta Selatan dalam gerebek oleh petugas adonan menurut Polda Metro Jaya serta juga Sudin Peternakan serta Perikanan Jakarta Selatan. Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita 50 Kg daging babi serta juga 15 Kg daging sapi yg sudah dicampur dengan daging babi.

Enam orang diamankan yaitu pemilik penggilingan Eka Prasetia, karyawan penggilingan yaitu Arif, Rudi serta Ega. Sedangkan pedagang bakso yg ditangkap Basirun serta Samino Hartono. [did]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar