Kamis, 07 Desember 2017

Sejarah Bakso dan Siapa Penemu Sesungguhnya. Taruhan, Kamu Pasti Baru Tahu!

Sejarah Bakso dan Siapa Penemu Sesungguhnya. Taruhan, Kamu Pasti Baru Tahu!
Sejarah Bakso dan Siapa Penemu Sesungguhnya. Taruhan, Kamu Pasti Baru Tahu!

Tau nggak sih kira-kira kuliner apa yang banyak dicari saat musim penghujan tiba? yaps apalagi kalau bukan bakso. Dari aromanya yang spesial sudah bisa tercium bagaimana kelezatan disetiap gigitannya. Sekarang ini sudah banyak aneka macam bakso yang dijajakkan pada pasaran, terdapat bakso ikan, bakso daging, bakso urat dan masih banyak lagi. Dari segi ukuran pula bervariasi, mulai berdasarkan yang mini, sedang, jumbo, sampai kini yang sedang hits artinya bakso beranak. Tak hanya saat musim penghujan tiba, sajian bakso mampu kita jumpai kapan saja, baik itu siang ataupun saat malam tiba. Sejenak kita lupakan dulu kelezatan si bundar yang mampu memanjakan lidah ini.

Pernah nggak sih kita ngebayangin siapa sebenarnya orang yang pertama kali memperkenalkan bakso yang sekarang menjadi kuliner favorit sejuta umat? Berikut kisah singkatnya.

Pada awal abad ke 17 saat akhir Dinasti Ming, disebuah desa mini bernama Fuzhou hiduplah seorang pria bernama Meng Bo. Dia artinya orang yang amat berbakti pada kedua orang tuanya. Meng Bo tinggal berdua hanya beserta Sang Ibu. Kondisi ibunya yang sudah mulai tua menyebabkan tidak mampu makan kuliner yang keras lagi, termasuk daging. Karena giginya sudah mulai rapuh dang tanggal.

Meng Bo yang mengetahui apabila ibunya gemar makan daging menjadi sedih melihat kondisi seperti ini. Dia pun galau memikirkan berbagai cara bagaimana mampu mengolah daging agar bisa dimakan oleh ibunya. Suatu saat Meng Bo melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kudapan manis mochi. Dari sinilah muncul sebuah wangsit. Meng Bo mengambil daging yang terdapat pada dapur dan menumbuk daging tersebut beserta cara sama seperti yang dilakukan tetangganya dalam membuat mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan mini sehingga ibunya mampu memakannya beserta mudah. Setelah bulatan mini terbentuk, lalu dia merebus campuran itu sampai tercium aroma daging yang lezat.

Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira lantaran tidak hanya mudah dimakan, tapi rasanya pula begitu lezat. Meng Bo sangat senang melihat ibunya mampu makan daging lagi. Kisah Meng Bo yang begitu berbakti pada ibunya serta resep baksonya cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Konon berdasarkan sinilah akhirnya penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.

Banyak yang mengira apabila bakso artinya kuliner spesial Indonesia, padahal sebenarnya berasal muasal bakso artinya berdasarkan Tionghoa, meskipun demikian tetap saja kuliner ini menjadi galat satu favorit sejuta umat. Kata bakso sendiri terdiri berdasarkan 2 istilah. Dalam bahasa hokian, "bak" berarti babi sedang "so" kuliner. Jadi, bakso artinya olahan kuliner berdasarkan daging babi.

Karena pada Indonesia sendiri lebih banyak didominasi penduduknya muslim, jadi bakso sendiri diolah menggunakan daging sapi, ikan ataupun udang.

Nah itu tadi kisah singkat tentang penemu bakso dan berasal muasal penamaan bakso pada Indonesia. Semoga aja bisa nambah pengetahuan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Diserang HOAX, Warung Bakso pada Bekasi Ini Langsung Sepi! Tega Banget Sih
Isi Hati Manusia, Siapa yang Tahu ?
Bapak Penemu Emoji Ungkap Rahasia Besar! Ini Lho Emoji yang Ternyata Paling Sering Salah Dipahami
Ini Sejarah Emas yang Harus Kamu Ketahui. Remeh (Sih), Tapi Kamu Juga Baru Tahu, Kan?
Bagi Anda Penikmat Bakso, Berikut Cara Mudah dan Praktis Membuat Bumbu Kuah Bakso Solo pada Rumah Anda

Sandiaga Sedih Tukang Bakso Langganannya Masih Berjualan pada SMA

Sandiaga Sedih Tukang
Sandiaga Sedih Tukang Bakso Langganannya Masih Berjualan pada SMA

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan kesedihannya saat bertemu beserta tukang bakso langganannya pada SMA-nya Pangudi Luhur.

"Kadang-kadang saya sedih. Saya datang ke SMA saya pada Jalan Brawijaya, pada Pangudi Luhur. Ada tukang bakso yang masih menjadi tukang bakso selama saya kuliah, terus bekerja, saya balik lagi," cerita Sandiaga pada Epicentrum, Setiabudi, Sabtu (14/4/2018).

Baca maupun : Sandiaga Optimistis Kereta LRT Akan Tiba Tepat Waktu

Sandiaga menceritakan, tukang bakso itu memang tidak mengeluh serta mensyukuri pendapatannya yang bisa membiayai sekolah anaknya. Namun, Sandiaga menilai bisnis tukang bakso itu tidak naik kelas.

"Karena kita ingin maupun bisnis-bisnis mini itu naik kelas, masuk. Pertama-tama mungkin dia berjualan pada lokasi ad interim, lokasi binannya Pak Irwandi. Setelah itu dia naik kelas. Masuk ke ruko serta ke mal. Dan lama-lama, dia maupun punya ruko sendiri, dia punya mal sendiri," ujar Sandiaga.

Baca maupun : Sandiaga Tinjau Dua Gerbong LRT yang Baru Didatangkan

Ia menyampaikan cerita ini saat meluncurkan perangkat lunak Zahir Simply untuk pencatatan keuangan anggota OK OCE. Menurut Sandiaga, pencatatan keuangan merupakan aspek penting dalam menumbuhkan bisnis.

"Nah beserta pelaporan keuangan Zahir Simply, kita harapkan bisnis-bisnis mini khususnya bisnis-bisnis yang baru berkembang dalam grup OK OCE, bisa mengatur keuangannya," istilah Sandiaga.

Rabu, 06 Desember 2017

Sambut Tahun Baru 2018, Warga Rebutan Bakso pada Pantai Pasangkayu

Sambut Tahun Baru
Sambut Tahun Baru 2018, Warga Rebutan Bakso di Pantai Pasangkayu

MAMUJU UTARA,KOMPAS.com - Beragam cara unik warga menyambut tahun baru 2018. Warga di Mamuju Utara, Sulawesi Barat, menggelar pesta rebutan bakso di anjungan Pantai Pasangkayu.

Saat ratusan warga yang berada di anjungan Pantai Pasangkayu tengah asik merayakan malam pergantian tahun baru, tiba - tiba terjadi keriuhan lantaran berebutan bakso yang disiapkan panitia di sepanjang pantai buat para pengunjung.

Tak hanya warga awam, aparat keamanan yang bertugas mengamankan jalannya malam pergantian tahun tampak bersuka cita & berdesak-desakan ketika rebutan bakso sumber gerobak yang sudah disiapkan panitia pesta makan bakso tahun baru.

Akibatnya, aksi saling dorong antar warga pun tak terhindarkan. Tak sedikit anak - anak yang ikut rebutan bakso tampak terjepit & histeris ditengah warga yang rebutan kuliner bakso tahun baru.

Warga yang khawatir tak kebagian bakso tahun baru mengarah merampas & merogoh sendiri bahan-bahan bakso misalnya mie, lontong & bakso sumber gerobak pedagang.

(Baca juga : Libur Tahun Baru, Penumpang Stasiun Jakarta Kota Membeludak)

Pedagang bakso yang semula tertib melayani pelanggannya kelimpungan & resah tak sanggup melayani pelangan yang rebutan bakso.

Untuk menertibkan warga yang rebutan bakso menjelang detik-detik pergantian tahun baru tersebut, Satpol PP & polisi yang bertugas menjaga keamanan di malam tahun baru tampak berusaha menghalau warga.

Namun warga yang bersemangat hendak merasakan bakso tahun baru tersebut tak menghiraukan petugas.

Aris, galat satu pengunjung Pantai Pasangkayu yang merayakan pergantian tahun di pantai kota Matra tersebut, tak kebagian jatah bakso.

Saya cuma sanggup mangkoknya, baksonya ludes, terang Aris.

(Baca juga : Macetnya Akses Menuju Kebun Binatang Ragunan kepada Libur Tahun Baru)

Neni, warga lainnya, mengaku juga tak kebagian bakso buat anaknya.

Meski ia sempat berdesakan di tengah warga tetapi poly ia mengarah meninggalkan kerumunan warga yang berdesakan sebab takut terjepit.

Anakku sempat rebutan juga sebab poly warga yang berdesakan akhirnya beliau tak kebagian, terang Neni.

Selain rebutan bakso, panitia penyambutan tahun baru juga menyediakan poly sekali jenis kuliner tradisonal & kue-kue buat warga yang merayakan malam pergantian tahun baru.

Malam pergantian tahun baru tambah meriah sebab hiburan sejumlah tarian tradisional & pertunjukan musik.

Selasa, 05 Desember 2017

Rumah yg Diduga Produksi Bakso Tikus Digeledah Polisi

Rumah yg Diduga
Rumah yg Diduga Produksi Bakso Tikus Digeledah Polisi

JAKARTA, KOMPAS.com  Jajaran Kepolisian Sektor Metro Setiabudi menggerebek sebuah rumah di Jalan Bromo, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016) pagi.

Tempat itu diduga sebagai rumah produksi daging bakso yg dijajakan di belakang Puri Imperium, Setiabudi, Jakarta.

Bakso di belakang Puri Imperium ini menciptakan heboh media sosial. Melalui akun Facebook-nya, Nacita Putri Sunoto menganggap bakso tadi memakai daging tikus.

Ia mengaku menemukan benda mirip cakar tikus di dalam bakso yg dibelinya di sana.

"Diimbau bagi sahabat-sahabat yg tinggal di Kelurahan Guntur, Setiabudi, (Belakang puri Imperium) atau lagi laper terus nyari masakan di dekat situ jangan sekali-kali pernah beli bakso yg dagang beklakang persis Puri Imperium. (Biasanya dekat tukang sate serta nasi goreng serta bubur ayam kalo malem2).

Gua baru aja beli bakso, harganya Rp 13 ribu. Udah nyampe kosan, gue taro di mangkok serta siap makan. Pas gua belah baksonya, warnanya merah pink kaya belum mateng.

Terus datang-datang terdapat yg item2 muncul di tengah2 bakso. Gue korek, eh ternyata terdapat kaki mini yg ujungnya terdapat cakar begini. Firasat gue tidak baik banget, gue googling lah kaki tikus. Eh bentuknya beneran sama. Fix lah, yg gue beli ini ialah bakso tikus.

Gue ga paham lagi, orang-orang tuh dursila banget ya, jualan bakso akan akan tetapi pake bakso tikus biar modalnya ga semahal kalo pake daging sapi. Iya sih pengen untung, akan akan tetapi ga gini caranya. Pengen cita rasanya gue amuk itu tukang baksonya. Tapi, guenya yg takut dihajar nanti :(.

Bagi temen-temen yg senang makan di pinggir jalan, apalagi makan bakso, mending mikir 2 kali daripada datang-datang dapat insentif cakar tikus kayak gini,"tulis akun Facebook Nacita Putri Sunoto tadi.

Namun, sehabis melakukan penggeledahan, polisi tidak menemukan bahan bakso asal daging tikus.

Kapolsektro Setiabudi AKBP Tri Yulianto menyampaikan bahwa fakta soal dugaan adanya penjualan bakso yg terdapat cakar tikus ini diterima pihaknya pada Rabu (10/2/2016) malam.

Oleh karena itu, pihaknya dengan jajaran Koramil serta Kecamatan Setiabudi serta Kelurahan Guntur langsung mengkaji dugaan penjualan bakso tikus tadi.

"Kami sudah melakukan pengecekan serta ubrak-abrik sebuah rumah produsen daging bakso itu. Namun, kami tidak mendapatkan adonan daging bakso itu," istilah Tri Yulianto di Mapolsektro Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016).

Menurut beliau, pemilik rumah tadi sempat kaget mengetahui adanya dugaan itu. Karena sehabis dicek, polisi memang tidak mendapatkan petunjuk perihal dugaan tadi.

"Pemilik tadi sempat kaget jua pas kita geledah. Namun, kami tetap akan mengkaji kasus tadi," ucap beliau.

Tri menyampaikan bahwa pihaknya menunggu efek uji laboratorium asal Puskesmas Guntur terkait temuan bakso yg diduga asal daging tikus itu.

"Kemarin malam terdapat warga yg beli bakso. Terlihat modelnya kaya rambut, jadi sampelnya dibawa ke puskesmas buat diuji laboratorium," istilah beliau.

Rambut sapi

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsektro Setiabudi Kompol Ali Yuzron menuturkan bahwa dugaan ad interim bahan mencurigakan yg ditemukan dalam penggeledahan di rumah itu ialah rambut sapi.

Namun, beliau belum bisa memastikan karena menunggu efek laboratorium.

"Itu kaya rambut-rambut sapi. Memang daging sapi itu baksonya serta yummy. Namun, efek temuan itu kita sita serta diuji laboratorium," istilah Ali.

Menurut beliau, pedagang itu sudah memiliki 10 warung bakso di Jakarta. Ia jua menyampaikan, pemilik rumah menegaskan bahwa yg dijualnya ialah daging sapi, bukan daging tikus.

Mengenai kemungkinan adanya persaingan usaha sebagai akibatnya info daging tikus ini muncul, Ali enggan menilainya.

Usut tuntas

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi menyampaikan bahwa aparatnya sudah mendapatkan sampel asal bakso yg diduga dirancang dengan daging tikus itu.

Sampel ini, menurut beliau, masih diuji di laboratorium. "Bu Lurah sudah beli baksonya serta lagi diperiksa di Puskesmas Guntur," tuturnya.

Tri mengaku yakin bahwa bakso tadi mengandung daging tikus jikalau melihat gambar yg diserahkan lurah setempat. Menurut beliau, terdapat benda hitam mirip kuku tikus sesuai gambar tadi.

(Bintang Pradewo)

Rinto Daeng, penjual bakso keliling yg berpenampilan necis

Rinto Daeng, penjual bakso keliling yg berpenampilan necis
Rinto Daeng, penjual bakso keliling yang berpenampilan necis

Padu padan setelan kemeja, dasi dilengkapi jas, & celana kain yang serba mulus alasannya jilatan permukaan setrika diperkuat sepatu kulit mengkilat niscaya membangun orang pangling. Mereka bakal tidak menyangka, kalau sosok yang berpenampilan necis bak pegawai kantoran ini ialah seseorang tukang bakso keliling.

BERITA TERKAIT
Aksi heroik para fauna menyelamatkan manusia
Kisah Surono, seseorang tunanetra yang punya 184 anak asuh
Ogah rugi, pengajar SD di Sleman jajal semua alat ketika diundang ke markas NASA

Dialah Rinto Daeng Sitaba (32), rakyat orisinal sumber Kabupaten Takalar, Sulsel yang berdomisili di Jalan Tanggul Patompo No 22, Kecamatan Tamalate, Makassar. Tepatnya di tempat tinggal keluarga saudara tertua sepupunya, Nawir Daeng Lau (57) yang ditumpanginya sejak mungil.

Sudah 18 tahun Rinto berjualan bakso keliling membantu bisnis saudara tertua sepupu, Nawir Daeng Lau yang mempunyai tujuh gerobak bakso. Satu dibawa keliling sang Rinto Daeng Sitaba & enam gerobak lagi dibawa sang pekerja lain.

"Berpakaian rapi misalnya ini telah tujuh tahun lamanya. Kalau berpakaian ala koboi baru 3 tahun. Biar jualan baksonya laku," celoteh Rinto Daeng Sitaba ketika ditemui merdeka.com di kediamannya, Rabu (7/3).

Sungguh trik marketing yang cukup jitu alasannya berdasarkan sekian banyak penjual bakso keliling di sekitarnya, baksonya yang paling laku manis. Dikarenakan penampilan Rinto yang menarik perhatian rakyat.

"Sering terdapat calon pembeli mendekati di gerobak bakso gundah cari penjual baksonya. Mereka tidak percaya kalau saya penjualnya. Itu bagi calon pembeli yang baru, atau yang sekadar melintas & minat beli bakso. Kalau telah langganan tentu tidak bertanya lagi," ujar Rinto sembari tertawa.

Bukan hanya penampilan rapi, Rinto jua memperhatikan kebersihan. Tisu selalu tersedia di gerobaknya, baik buat membersihkan ujung botol-botol sambelnya, buat lap tangannya ataukah buat mengusap keringat.

Saat pembeli sepi, Rinto umumnya merapikan rambutnya memakai sisir, membersihkan sepatunya memakai lap kain agar kilat permanen awet.

"Dulu saya suka nonton film James Bond yang selalu rapi. Saya mau misalnya ia, selalu rapi & terlihat gagah," celoteh Rinto seraya menambahkan, buat membeli busana berdasarkan tabungan celengan.

Kebiasaan rapi & bersih, istilah penjual bakso yang telah ditinggal ibunya sejak ia masih duduk di kelas III SD ini ialah warisan berdasarkan almarhum. Sejak mungil selalu diajarkan hidup bersih sehingga meski masih muda, telah dapat mencuci busana & cuci piring sendiri.

Manakala timbul pembeli, ia pun menyapa, "Silakan elok" kalau pembelinya perempuan muda. Sapaan "Oke bosku" kalau pembelinya pria. Sigap ia beri pelayanan sembari bersiul kidung India atau lagu "Wind of Change" milik band legendaris berdasarkan Jerman, Scorpions.

Rinto selalu berusaha ramah kepada para pembeli. Bahkan ketika asyik meracik bakso, ia permanen sempatkan menyahut atau melambaikan tangan membalas sapaan orang yang melintas.

Soal harga baksonya? Meski telah dapat digolongkan rasa bakso resto, Rinto tidak saklek pasang harga. Tergantung pembeli mau beli porsi harga berapa. Untuk porsi komplet ia hargai Rp 10 ribu per mangkuk.

Yang membangun cita rasanya beda ialah empat varian rasa bakso yakni bakso berisi cabai yang dipotong mungil, bakso berisi ati ayam, bakso berisi potongan harga telur & bakso original ditambah sambel kacang tanah yang dilarutkan ke kuah ketika diracik di atas mangkuk.

"Kakak sepupu telah percayakan semua bisnis baksonya ke saya mulai berdasarkan produksi bakso hingga jualnya. Saya sendiri yang ke pasar beli bahan. Hasilnya kita bagi rata. Kerja mulai pagi pukul 05.00 WITA mempersiapkan semuanya kemudian menjual hingga pukul 21.00 hingga 22.00 WITA," celoteh Rinto.

Soal cita-cita, Rinto mengaku tidak pernah bercita-cita tinggi alasannya berasal berdasarkan keluarga miskin. Bapaknya, Daeng Nuntung ialah seseorang tukang becak. Sejak ibunya mati global, semangat sekolahnya pun luntur.

"Tapi saya jangan lupa waktu mungil dulu, mama suka usap-usap kepalaku. Katanya kalau akbar saya jadi tentara," pungkas Rinto Daeng Sitaba, pemuda yang masih bujang ini mengenang masa kecilnya. [cob]

Senin, 04 Desember 2017

Resep Jamur Tiram Selimut Bakso buat Menu Sahur

Resep Jamur Tiram Selimut Bakso buat Menu Sahur
Resep Jamur Tiram Selimut Bakso buat Menu Sahur

Sahur dengan famili menjadi momen paling menyenangkan selama Bulan Ramadan, apalagi bila ditemani hidangan khas Jamur Tiram Selimut Bakso. Agar hasilnya terasa makin nikmat, jangan lupa pakai Filma Minyak Goreng yg kaya akan vitamin D & E, & nir mengandung kolesterol. Selain output gorengannya menjadi lebih garing, titik didihnya yg tinggi membuatnya nir cepat hitam, menjadi akibatnya lebih irit.

BERITA TERKAIT
Instagramable, 6 objek wisata religi wajib dikunjungi dalam Semarang
Menikmati liburan dalam Melbourne
Bercengkrama dengan kanguru & koala dalam Paradise Country

Ingin memahami cara pembuatan Jamur Tiram Selimut Bakso? Ikuti langkah-langkah berikut.

Bahan-bahan:

10 buah bakso sapi kotak

5 lbr jamur tiram, cincang

tiga lbr jamur kuping, cincang

dua siung bawang putih, cincang

1 sendok makan bawang bombay, cincang

1 sendok makan saus tiram

1 buah telur ayam, campurkan & kocok tanggal

dua sendok makan margarin

Garam secukupnya

Gula secukupnya

500 mililiter Filma Minyak Goreng

Bahan Lapisan:

1 buah telur ayam, campurkan & kocok tanggal

50 gram tepung tempura

Air es secukupnya

1 buah cabe merah, buang bijinya kemudian cincang

dua lbr seledri, cincang

Langkah:

Buat lubang dalam salah satu sisi bakso, kerok & sisakan tepinya setebal tiga-5 milimeter. Cincang output kerokan bakso tersebut & pisahkan bakso yg telah dilubangi.

Tumis bawang putih & bawang bombay hingga harum memakai margarin atau mentega. Lalu tambahkan cincangan bakso, jamur tiram, jamur kuping, saus tiram, garam, & gula pasir. Aduk hingga matang, kemudian angkat & biarkan uap panasnya hilang. Tambahkan telur, aduk hingga sejenis.

Isi lubang bakso dengan gabungan jamur hingga penuh. Agar isiannya nir tumpah, kukus dulu bakso ini ini selama lebih kurang 5 menit.

Campur semua bahan lapisan hingga homogen, celupkan bakso isi ke dalamnya & goreng hingga kuning kecokelatan memakai Filma Minyak Goreng. Angkat & tiriskan, kemudian sajikan selagi hangat.

Resep ini dapat menghasilkan 10 buah Jamur Tiram Selimut Bakso yg dapat dinikmati menjadi pelengkap hidangan sahur. Selamat mencoba!

Minggu, 03 Desember 2017

Resep Bakso Super Uenak

Resep Bakso Super Uenak
Resep Bakso Super Uenak

Bahan Membuat Bakso Super Enak

Bahan Pentol:

1/dua Kg daging sapi yg sudah digiling.

100 gram tepung kanji.

50 gram es batu.

1/4 kg bawang putih yg dihaluskan.

1 butir telur ayam.

1 sendok teh lada putih bubuk.

Bahan Kuah Bakso:

tiga liter air (buat kuah).

1/4 kg bawang putih haluskan.

1 buah balungan atau tulang kaki sapi supaya kaldu kuah lebih sedap.

dua sendok makan garam.

1 sendok teh pala bubuk.

1 sendok makan gula pasir.

1 sendok teh lada putih bubuk.

Bahan Pelengkap:

Bihun yg sudah dalam rebus

Saus tomat & kecap anggun

Bawang goreng

Daun seledri secukupnya

Sambal

Cara Membuat Bakso Super Enak

Langkah pertamanya yaitu menggunakan mencampur es batu, daging sapi giling, telur, & bumbu buat pentol tadi. Kemudian haluskan menggunakan blender/food processor atau mixer.

Sembari mencampur tadi, tambahkan juga tepung kanji bertahap sembari mengaduk adonan hingga rata. Setelah rata, tuang bahan pentol tadi ke dalam baskom.

Selanjutnya bentuk adonan pentol didasarkan  menggunakan ukuran yg dalam inginkan. Pentol yg sudah dalam bentuk dalam rebus kedalam air yg sudah mendidih. Masukan didasarkan  menggunakan kapasitas air, angkat pentol yg sudah terapung, yg terapung ialah pentol yg sudah masak.

Pembuatan kuah bakso, caranya yaitu menggunakan memasukkan semua bahan & bumbu buat bakso abaikan hingga masak & mendidih.

Cara menyajikan, masukan bahan pelengkap bakso dalam mangkok. Setelah semua bahan siap, siram menggunakan kuah & pentol bakso. Bakso lebih nikmat disantap ketika masih hangat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat & Menghibur Lainnya

Bagi Anda Penikmat Bakso, Berikut Cara Mudah & Mraktis Membuat Bumbu Kuah Bakso Solo dalam Rumah Anda
Yuk Kreasikan Sendiri 4 Resep Membuat Bakso Ala Rumahan. Cocok Buat Stok Saat Ramadan
10 Bakso Unik & Sangat Indonesia. Yakin Nggak Pengen Coba?
Kalau Belum Bikin 7 Resep Super Pedas Ini, Jangan Ngaku Kamu Pecinta Pedas Sejati!
Resep Ceker Ayam Bumbu Mercon Super Pedas Untuk Menu Saat Lebaran